Latihan
pembuatan RPP berdasarkan teori konstruktivisme:
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP)
Nama : Nurlaela Asriah
Satuan Pendidikan :
MAN 11 JAKARTA
Mata
Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester :
X/Satu
Peminatan :
MIA
Materi
Pokok : Berbagai Jenis Gaya
Pertemuan Ke :
2
Alokasi
Waktu :
1 x 3 JP
A. KOMPETENSI
INTI
1.
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang
dianutnya.
Mengandung teori nilai, moral, dan
sikap karena
sikap diri yang baik itu sesuai dengan ajaran agama dan moral yang berlaku di
masyarakat.
2. Mengembangkan
perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong, kerjasama,
cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia.
Mengandung teori nilai, moral, dan
sikap karena sikap
dan moral diri yang baik dalam kehidupan mencerminkan prilaku-prilaku yang baik
didalam masyarakat.
3.
Memahami dan
mempraktekkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah.
P3 : Karena perkembangan anak terus tumbuh, menyesuaikan diri, dan menjadi dewasa. Sehingga
setiap anak memiliki skill pada dirinya yang dapat dikembangkan menjadi lebih
baik lagi dalam pembelajaran.
4.
Mengolah, menalar,
menganalisis,
dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan.
C4 : Karena kemampuan yang dimiliki anak untuk berfikir lebih mendalam
dengan cara menganalisa suatu masalah, sehingga kemampuan penalaran dan
pemecahan masalah harus dikembangkan dalam diri anak secara mandiri sesuai
kaidah keilmuannya.
B. KOMPETENSI
DASAR DAN INDIKATOR
1.1.Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan
dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang
menciptakannya.
Mengandung teori nilai, moral, dan
sikap
karena sikap diri yang baik itu
sesuai dengan ajaran agama yang tertera
dalam Al-Quran dan yang telah diajarkan.
1.2.Menyadari kebesaran Tuhan yang mengatur karakteristik
fenomena gerak, fluida, kalor dan optik.
Mengandung
teori nilai, moral, dan sikap karena sikap kita yang menyakini adanya kekuasaan Allah dimuka bumi ini.
1.3. Menunjukkan perilaku
ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun;
hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli
lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam
melakukan percobaan dan berdiskusi.
Mengandung teori nilai, moral, dan
sikap
karena sikap diri yang memiliki rasa
ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung
jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan sehingga
menjadikan manusia menjadi lebih baik lagi dan memanfaatkan kemampuan yang
telah Allah berikan.
1.4.Menghargai kerja
individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi
melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan.
Mengandung
teori nilai, moral, dan sikap karena sikap diri yang baik telah menghargai kemampuan dan kerja seseorang.
1.5.Menganalisis hubungan antara gaya, massa, dan gerakan
benda pada gerak lurus.
C4
: Karena kemampuan yang dimiliki anak
untuk berfikir lebih mendalam dengan cara menganalisa suatu masalah, sehingga
kemampuan penalaran dan pemecahan masalah harus dikembangkan dalam diri anak
secara mandiri sesuai kaidah keilmuannya.
Indikator:
·
Menganalisis berbagai jenis gaya pada dinamika partikel dalam
penyelesaian masalah.
C4 : Karena kemampuan yang dimiliki anak untuk berfikir lebih mendalam
dengan cara menganalisa suatu masalah, sehingga kemampuan penalaran,
menganalisa dan pemecahan masalah harus dikembangkan dalam diri anak secara
mandiri sesuai kaidah keilmuannya.
·
Mempraktekkan berbagai jenis gaya pada dinamika partikel.
P3 :Karena Perkembangan anak terus tumbuh,
menyesuaikan diri,
dan menjadi dewasa. Sehingga setiap anak memiliki skill pada dirinya yang dapat
dikembangkan menjadi lebih baik lagi dalam pembelajaran.
·
Menunjukkan berbagai jenis gaya pada dinamika partikel.
A3 : Karena Afektif mencakup emosi atau perasaan
yang dimiliki oleh setiap anak,
sehingga anak bisa menggunakan perasaaannya dalam menunjukkan berbagai
jenis gaya pada dinamika partikel.
1.6. Merencanakan dan melaksanakan percobaan untuk menyelidiki
hubungan gaya, massa, dan percepatan
dalam gerak lurus.
C4 : karena dapat melatih siswa dalam daya berfikirnya sehingga dapat mengetahui
kemapuan yang dimiliki anak dalam menghubungkan materi yang ada sehingga
menjadi materi yang sesuai dengan teori yang ada dibuku.
Indikator:
·
Menyaji dan mengolah data pengukuran.
C3 : Karena dapat melatih kemampuan siswa dalam berfikir secara kreatif.
C.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah proses
mencari informasi, menanya, dan berdiskusi siswa dapat:
·
Menganalisis berbagai
jenis gaya pada dinamika partikel dalam penyelesaian
masalah.
C4 : Karena kemampuan yang dimiliki anak untuk berfikir dengan cara
menganalisa suatu masalah, harus dikembangkan dalam diri anak secara mandiri
sesuai kaidah keilmuannya. Sehingga anak terbiasa dalam menganalisa suatu
masalah.
·
Mempraktekkan berbagai jenis gaya pada dinamika partikel.
P3 : Karena Perkembangan anak terus tumbuh, menyesuaikan diri, dan menjadi dewasa. Sehingga
setiap anak memiliki skill pada dirinya yang dapat dikembangkan menjadi lebih
baik lagi dalam pembelajaran.
·
Menunjukkan berbagai jenis gaya pada dinamika partikel.
A3 : Karena Afektif mencakup emosi atau perasaan
yang dimiliki oleh setiap anak,
sehingga anak bisa menggunakan perasaaannya dalam menunjukkan berbagai
jenis gaya pada dinamika partikel.
Serta
melalui proses
mencoba, mengasosiasi dan mengomunikasikannya dalam presentasi dan laporan hasil diskusi peserta didik mampu
membangun sikap ilmiah dan keterampilan prosedural dalam hal:
C4
: karena dapat mengetahui kemapuan yang
dimiliki anak dalam menghubungkan materi yang ada sehingga menjadi materi yang
sesuai dengan teori yang ada dibuku.
D.
MATERI PEMBELAJARAN
Gaya Berat (w)
Berat merupakan gaya yang bekerja pada benda akibat benda
tersebut berada dalam pengaruh medan/percepatan gravitasi. Arah gaya berat sama dengan arah percepatan gravitasi,
yaitu selalu tegak lurus ke bawah. Jika gaya berat w, massa m,
dan percepatan gravitasi g, maka persamaan secara matematis:
|
Gaya Normal (N)
Gaya normal merupakan gaya yang dikerjakan oleh bidang
pada benda apabila benda tersebut menekan bidang. Arah gaya normal selalu tegak lurus permukaan bidang.
Besar gaya normal ditentukan oleh: berat benda, kemiringan benda, dan gaya luar
yang dikerjakan pada benda.

Gaya Tegangan Tali (T)
Gaya tegangan tali merupakan gaya yang dikerjakan oleh
tali terhadap sebuah benda yang diikat oleh tali tersebut. Tegangan tali merupakan gaya yang menarik benda (bukan
gaya dorong), sehingga arah tegangan tali selalu sesuai dengan arah tarikan
yang dirasakan benda.
Gaya Gesekan (fg)
Gaya gesek adalah gaya yang bekerja antara dua permukaan
benda yang bersentuhan dan bersifat melawan arah gerak benda. Gaya gesekan berbeda saat benda diam dan bergerak.
Benda diam memiliki gaya gesekan lebih besar dibandingkan benda yang bergerak.
Besarnya gaya gesekan dipengaruhi oleh tingkat kekasaran permukaan benda yang
bergesekan. Koefisien yang menyatakan tingkat kekasaran benda disebut koefisien gesekan. Ada dua macam
keofisien gesekan yaitu koefisien gesekan statis dan koefisien gesekan kinetis.
| untuk benda diam |
![]() |
| untuk benda bergerak |
E.
METODE PEMBELAJARAN
·
Pendekatan
Pembelajaran : Pendekatan Saintifik
Alasannya
: proses pembelajarannya dengan cara mengamati,
menanya, membuktikan, merumuskan, mencoba, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, menunjukkan,
dan mencipta karena ini mengandung ranah kognitif, afektif dan psikomotorik.
·
Model
Pembelajaran :
Problem Based Learning
atau Pembelajaran Berbasis Masalah.
Alasan : C4 karena model
pembelajaran yang melibatkan siswa untuk memecahkan suatu masalah melalui
tahapan-tahapan metode ilmiah sehingga siswa dapat mempelajari pengetahuan yang
berhuhubungan dengan masalah tersebut dan sekaligus memiliki keterampilan dalam
menyelesaikan masalah tersebut.
·
Metode
Pembelajaran
: Eksperimen, Diskusi kelompok, Tanya jawab
Alasannya
: P4 karena Sesuai dengan konsep teori konstruktivisme, mengembangkan
pembelajaran secara diskusi kelompok. Sehingga anak dapat berpikir kreatif, berani mengambil
keputusan, dapat memecahkan masalah, kolaborasi dan pengelolaan diri.
F. MEDIA,
ALAT DAN SUMBER BELAJAR
· Media
: cetak dan elektronik
·
Alat :
buku cetak, meja, tali, penghapus papan tulis
·
Sumber Belajar : buku pegangan Fisika jilid 1, Buku Fisika Penunjang
Aktivitas Peserta didik, internet
G. LANGKAH-LANGKAH
PEMBELAJARAN
Rincian Kegiatan
|
Waktu
|
Pendahuluan
· Merefleksi hasil postest pertemuan sebelumnya.
Alasannya : karena dengan cara seperti ini dapat mengatasi lupa dalam pembelajaran.
· Menyampaikan tujuan pembelajaran
|
15 menit
|
Kegiatan
Inti
Menganalisa
·
Salah seorang peserta didik diminta untuk melakukan demonstrasi memutar
penghapus yang diikat dengan tali untuk memperlihatkan gaya sentripetal,
peserta didik lain menyimak.
·
Peserta didik mengamati peragaan buku yang diletakan di atas meja untuk
memperlihatkan gaya berat dan gaya normal
·
Peserta didik menyimak dan mengamati penjelasan dan tayangan yang
disampaikan oleh guru tentang gaya tegangan tali.
Perkembangan
kognitif C4.
Alasan : karena siswa dilatih kemampuannya dalam proses belajar secara aktif
dalam melakukan
kegiatan, aktif berfikir, menyusun konsep dan memberi makna tentang hal-hal
yang sedang dipelajari.
Menanya
·
Guru meminta siswa merumuskan
masalah secara individu dan mengajukan pertanyaan tentang hal-hal yang belum dipahami terkait
masalah yang disajikan.
Perkembangan
Afektif A4
Alasan
: karena siswa dilatih
emosionalnya dalam perumusan masalah yang dihadapinya sehingga siswa mampu
mengetahui masalah yang seharusnya dipecahkan.
·
Jika ada siswa yang mengalami
masalah guru mempersilahkan siswa lain untuk memberikan tanggapan dalam
menganalisa suatu masalah, bila diperlukan guru memberikan bantuan secara
klasikal melalui penguatan materi.
Perkembangan kognitif
A4
Alasan
: siswa dilatih kemampuannya dalam proses belajar secara aktif
dalam berfikir sehingga
siswa mampu memecahkan masalah yang ada.
Mencoba
· Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil,
masing-masing terdiri atas 4 orang
·
Setiap kelompok mendapatkan Lembar Diskusi Kelompok yang berisi masalah –
masalah yang harus diselesaikan melalui diskusi kelompok
· Peserta didik dalam kelompok diminta untuk menemukan
penyelesaian dari setiap permasalahan yang disajikan pada Lembar Diskusi
Kelompok
·
Guru berkeliling mencermati siswa
bekerja, mencermati jika siswa menemukan berbagai kesulitan, serta memberikan
kesempatan kepada siswa untuk bertanya hal-hal yang belum dipahami.
·
Guru memberi bantuan (scaffolding) berkaitan kesulitan yang
dialami siswa secara individu, kelompok, atau klasikal.
·
Meminta siswa untuk menghimpun
berbagai konsep dan pengetahuan
yang sudah dipelajari serta memikirkan strategi pemecahan yang berguna untuk
pemecahan masalah.
·
Mendorong siswa agar bekerja sama
dalam kelompok.
Guru menilai sikap peserta didik dalam kerja kelompok dan
membimbing/menilai keaktifan siswa saat berdiskusi, memecahkan masalah dan
mengolah data, serta menilai kemampuan peserta didik menerapkan konsep dan
prinsip dalam pemecahan masalah
Perkembangan
psikomotorik P3
Alsannya : karena siswa dilatih dalam kemampuannya atau skillnya dalam
menyelesaikan suatu masalah yang ada sehingga siswa teriasa dalam memecahkan
masalah yang ada.
Mengasosiasi
·
Meminta siswa melihat
hubungan-hubungan berdasarkan informasi/data terkait untuk memperkuat
pemahaman konsep yang sudah dimiliki
·
Mendorong siswa untuk saling
bertukar informasi/data dan menanggapinya
·
Peserta didik mendiskusikan tentang berbagai jenis gaya yang berkaitan
dengan dinamika partikel
·
Bekerja sama menyelesaikan permasalahan yang diberikan oleh guru tentang
berbagai jenis gaya yang berkaitan dengan dinamika partikel
Guru membimbing /menilai kemampuan peserta didik mengolah data dan
merumuskan kesimpulan
Mengomunikasikan
· Perwakilan dari dua kelompok menyampaikan hasil
hitungan dan kesimpulan diskusi
· Kelompok mendiskusikan pemecahan masalah
Guru menilai kemampuan peserta didik berkomunikasi lisan
|
90menit
|
Penutup
·
Bersama peserta didik menyimpulkan tentang berbagai jenis gaya dalam dinamika partikel
·
Memberikan tugas baca tentang penerapan hukum Newton dan mengingatkan
peserta didik untuk mempelajari lembar kerja praktik untuk pertemuan yang
akan datang
·
Melakukan evaluasi (postest) tentang materi yang baru saja dipelajari
|
30menit
|
H. PENILAIAN
1. Mekanisme
dan prosedur
Penilaian dilakukan dari proses dan
hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi kerja kelompok, kinerja
presentasi, dan laporan hasil
diskusi.
Sedangkan penilaian hasil dilakukan melalui tes tertulis.
2. Aspek
dan Instrumen penilaian
Instrumen observasi menggunakan
lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas dalam kelompok,
tanggungjawab, dan kerjasama.
Instrumen kinerja presentasi
menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas peran serta,
kualitas visual presentasi, dan isi presentasi
Instrumen tes
menggunakan tes tertulis uraian dan/atau pilihan ganda
3. Contoh
Instrumen (Terlampir).
I.
MOTIVASI
1. Guru memberikan gambaran manfaat
dalam mempelajari berbagai jenis gerak yang secara tidak langsung gaya tersebut
terdapat dalam kehidupan sehari-hari.
2. Guru memberitahukan manfaat dalam
mempelajari berbagai jenis gerak yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
3. Guru member waktu untuk shering dalam
hal pembelajaran.
4. guru memberikan pola piker kepada
siswa manfaat yang didapat dalam belajar untuk masa depannya.
J.
CARA
MENGATASI LUPA DAN JENUH DALAM BELAJAR
1. Merefleksi hasil postest pada pertemuan sebelumnya.
2. Mengulas
kembali konsep-konsep teori pada pertemuan
sebelumnya.
3. Mengulas
kembali kesimpulan teori pada pertemuan
sebelumnya.
4. Saat
pembelajaran berlangsung siswa boleh memakan permen biasa tetapi tidak boleh
permen lollipop.
5. Saat
pembelajaran berlangsung siswa boleh mengadakan ice breaking.
6. Saat
pembelajaran berlangsung siswa boleh mengadakan senam perenggangan otot.
Mengetahui, JAKARTA, Juli 2014
Kepala MAN
11JAKARTA Guru Mata Pelajaran
Drs. Agus
Hendrawan, M.Pd Nurhayati, S.TP
NIP:
196506151991111001 NIP:
K. INSTRUMEN
PENILAIAN
1.
Sebuah
benda memiliki berat 50 N dipermukaan bumi. Jika percepatan gravitasi Bumi 10
m/s2, di Yupiter 26 m/s2, dan di Mars 3,6 m/s2.
a. berapakah massa benda di Bumi; di yupiter; dan di mars
b. berapa berat benda di Yupiter dan di Mars
2.
Hitunglah gaya normal yang timbul pada sistem
di bawah ini!
F’ = 6 N
3.
Sebuah
kotak bermassa 4 kg di atas lantai mendatar, koefisien gesek statis dan kinetis
antara kotak dengan lantai masing-masing 0,4 dan 0,2 (g = 10 m/s2). Tentukan besar gaya gesek yang terjadi
pada kotak jika kotak ditarik dengan gaya:
a. 12 N; b.
16 N; c.
18 N!
Pedoman
penilaian :
Skor maksimum : 60
Nomor 1 skor maksimum = 20
Nomor 2 skor maksimum = 20
Nomor 3 skor maksimum = 20
Nilai kognitif =Jumlah sekor diperoleh/nilai
maksimum x 100%
Nilai kognitif > 73 dinyatakan
tuntas.
LEMBAR
DISKUSI SISWA
Nama Anggota Kelompok:
1.
________________________
2.
________________________
3.
________________________
4.
________________________
Kompetensi Dasar :
3.4 Menganalisis hubungan antara gaya, massa,
dan gerakan benda pada gerak lurus
4.4 Merencanakan
dan melaksanakan percobaan untuk menyelidiki hubungan gaya, massa, dan
percepatan dalam gerak lurus
Tujuan : menjelaskan pengertian empat gaya yang umum bekerja
pada suatu benda: gaya berat, gaya normal,
gaya gesekan, dan gaya tegangan tali serta menjelaskan konsep gaya
sentripetal pada gerak melingkar.
Petunjuk :
·
Cermati dan
pahami materi dan juga soal-soal latihan tentang materi berbagai jenis gaya
yang terdapat pada buku paket FISIKA halaman 167 – 174.
|
Diskusikanlah permasalahan-permasalahan di bawah ini
dengan kelompokmu!
No
|
Permasalahan
|
Penyelesaian
|
1.
|
Apakah besarnya gaya gravitasi pada
semua tempat di Bumi adalah
sama? Mengapa ? Jelaskan pendapat Anda!
|
|
2.
|
Seorang astronout membawa contoh batuan dari bulan.
Ketika ditimbang di bulan, berat batuan tersebut 1,7 N. Tentukan berat batuan
tersebut di bumi jika percepatan gravitasi di bulan seperenam dari percepatan
gravitasi bumi!
|
|
3.
|
Jika Anda sedang mengendarai motor pada saat hujan dan
ingin menghentikannya dalam jarak yang sependek-pendeknya untuk menghindari
tabrakan, diantara tindakan-tindakan berikut, manakah tindakan yang paling
tepat Anda lakukan?
a.
Menekan rem sekuat-kuatnya
b.
Menekan rem secukupnya menjaga agar motor tidak selip
c.
Menekan dan melepas rem terus menerus hingga motor berhenti
Berikan penjelasan Anda berdasarkan konsep gaya gesek,
dan diskusikanlah bersama kelompok Anda!
|
|
4.
|
Benda bermassa 10 kg diikat dengan tali dan dibentuk
sistem seperti pada gambar di bawah ini. Jika sistem itu dian dan percepatan
gravitasi g = 10 m/s2
maka tentukan tegangan tali T1 dan T2!
|
|
5.
|
Tikungan jalan bebas hambatan memiliki jari-jari 50 m.
Jika g = 10 m/s2, tentukan:
a.
laju maksimum yang diperkenankan saat menikung jika kemiringan jalan 30º
(dengan asumsi tidak ada gesekan);
b.
laju maksimum yang diperkenankan saat menikung jika koefisien gesek
statik antara ban mobil dengan permukaan jalan 0,64 (asumsi jalan tidak
miring)!
|
LEMBAR
PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP
Mata Pelajaran :
FISIKA
Kelas/Semester :
X/1
Tahun Pelajaran :
2013/2014
Waktu Pengamatan :
Saat Pembelajaran
Indikator sikap
aktif dalam melaksanakan Praktikum hukum Newton
1. Kurang baik (KB)
jika menunjukkan sama sekali tidak ambil
bagian dalam pembelajaran
2. Baik (B)
jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi belum ajeg/konsisten
3. Sangat baik (SB)
jika menunjukkan sudah ambil bagian dalam menyelesaikan tugas kelompok secara terus menerus dan ajeg/konsisten
Indikator sikap
bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
1. Kurang baik
(KB)
jika sama sekali tidak
berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
2. Baik
(B)
jika menunjukkan sudah
ada usaha untuk bekerjasama dalam
kegiatan kelompok tetapi masih belum ajeg/konsisten.
3. Sangat Baik
(SB)
jika menunjukkan adanya usaha bekerjasama dalam kegiatan kelompok
secara terus menerus dan ajeg/konsisten.
Indikator sikap
toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
1. Kurang baik (KB) jika
sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang
berbeda dan kreatif.
2. Baik (B)
jika menunjukkan sudah ada usaha
untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan
kreatif tetapi masuih belum ajeg/konsisten.
3. Sangat Baik
(SB)
jika menunjukkan sudah ada
usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan
kreatif secara terus menerus dan ajeg/konsisten.
Bubuhkan tanda (√) pada kolom-kolom sesuai hasil
pengamatan.
KELAS : X
IPA 2
NO
|
NAMA SISWA
|
SIKAP
|
||||||||
AKTIF
|
KERJASAMA
|
TOLERAN
|
||||||||
KB
|
B
|
SB
|
KB
|
B
|
SB
|
KB
|
B
|
SB
|
||
1
|
AKMAL TANJUNG
|
|||||||||
2
|
ALIFIA RYANTI
|
|||||||||
3
|
ANASTASIA DEWI
|
|||||||||
4
|
Dan lain-lain
|
|||||||||
Keterangan:
KB : Kurang
baik
B : Baik
SB : Sangat
baik
LEMBAR KERJA SISWA
A. Tujuan
Menyelidiki hubungan antara gaya, massa,
dan percepatan pada gerak lurus.
B. Alat dan Bahan
1. dinamika/troli
1 buah 5. Papan luncur/meja
1.
Pencatat
waktu 6. Catu
daya/sumber tegangan
2.
Pita
kertas 7. Benang
3.
Katrol
pada penjepit 8. Beban gantung 50 gram dan
100 gram (2 buah)
C. Langkah Kerja
1.
Susunlah
alat-alat seperti gambar di bawah ini!
Ketika kereta dinamika bergerak karena pengaruh gaya
berat beban 50 gram, gerakan tersebut akan terekam pada pita kertas. Potonglah
pita tersebut setiap 10 ketikan. Kemudian tempelkan pada kertas milimeter
secara berurutan mulai dari potongan paling pendek (awal) sampai potongan
paling panjang. Lukislah grafiknya dengan cara menghubungkan titik-titik
teratas apada tiap potongan pita.
2.
Cara
menentukan percepatan dari potongan pita
Tiap potongan menunjukkan kecepatan. Misalnya kamu
menggunakan tegangan listrik PLN dengan frekwensi 50 Hz, artinya terdapat 50
ketukkan dalam waktu satu sekon. Hal itu juga berarti bahwa selang waktu antara
dua ketikan secara berurutan adalah 1/50 sekon. Jadi, kalau kamu potong tiap 10
ketikan, maka selang waktu untuk tiap potongan adalah 10 x 1/50 = 1/5 sekon.
Kecepatan tiap potongan = panjang pita dalam satu potongan/ selang waktu.
3.
Ulangi
percobaan di atas dengan beban gantung 100 gram
D. Bahan Diskusi
Setelah melakukan
percobaan dan menganalisis data di atas, jawablah pertanyaan berikut!
1.
Berupa
apakah garis hubung titik-titik ujung potongan pita?
2.
Dari
percobaan 1 dan 2 manakah yang sudut kemiringannya lebih besar?
3.
Berdasarkan
jawaban pada nomer 2, bagaimanakah percepatan kereta jika gaya tarik semakin
diperbesar?
4.
Tuliskan
bunyi hukum Newton 2 dan hukum Newton 3!
DAFTAR PUSTAKA
Budiningsih, A.C. 2005. Belajar dan Pembelajaran.
Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Corey, Gerald. 2009. Teori dan Praktek Konseling dan
Psikoterapi. Bandung :PT. Refika Aditama.
Desmita. 2010. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung
:PT. Remaja Karya.
Suparno, P.1997. Filsafat Konstruktivisme dalam
Pendidikan.Yogyakarta : Kanisius.
Syaiful Bahri Djamarah. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta
: PT. Rineka Cipta.
Trianto. 2010. Model Pembelajaran Terpadu. Surabaya : Bumi
Aksara.
Tatang Suratno
http://file.upi.edu/Direktori/JURNAL/PENDIDIKAN_DASAR/Nomor_10-Oktober_2008/Konstruktivisme,_Konsepsi_Alternatif_dan_Perubahan_Konseptual_dalam_Pendidikan_IPA.PDF



