Minggu, 29 Juni 2014

Latihan pembuatan RPP berdasarkan teori konstruktivisme:

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP)


Nama                             : Nurlaela Asriah
Satuan Pendidikan       : MAN 11 JAKARTA
Mata Pelajaran             : Fisika
Kelas/Semester              : X/Satu
Peminatan                     : MIA
Materi Pokok                : Berbagai Jenis Gaya
Pertemuan Ke               : 2
Alokasi Waktu              : 1 x 3 JP


A.   KOMPETENSI INTI

1.     Menghayati dan mengamalkan  ajaran agama yang dianutnya.
Mengandung teori nilai, moral, dan sikap karena sikap diri yang baik itu sesuai dengan ajaran agama dan moral yang berlaku di masyarakat.

2.     Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan,  gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Mengandung teori nilai, moral, dan sikap karena sikap dan moral diri yang baik dalam kehidupan mencerminkan prilaku-prilaku yang baik didalam masyarakat.

3.     Memahami dan mempraktekkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,  kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
P3 : Karena perkembangan anak terus tumbuh, menyesuaikan diri, dan menjadi dewasa. Sehingga setiap anak memiliki skill pada dirinya yang dapat dikembangkan menjadi lebih baik lagi dalam pembelajaran.

4.     Mengolah,  menalar, menganalisis, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak  terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
C4 : Karena kemampuan yang dimiliki anak untuk berfikir lebih mendalam dengan cara menganalisa suatu masalah, sehingga kemampuan penalaran dan pemecahan masalah harus dikembangkan dalam diri anak secara mandiri sesuai kaidah keilmuannya.

B.   KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

1.1.Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya.
Mengandung teori nilai, moral, dan sikap karena sikap diri yang baik itu sesuai dengan ajaran agama yang  tertera dalam Al-Quran dan yang telah diajarkan.

1.2.Menyadari kebesaran Tuhan yang mengatur karakteristik fenomena gerak, fluida, kalor dan optik.
     Mengandung teori nilai, moral, dan sikap karena sikap kita yang menyakini adanya kekuasaan Allah dimuka bumi ini.

1.3. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi.
Mengandung teori nilai, moral, dan sikap karena sikap diri yang memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan sehingga menjadikan manusia menjadi lebih baik lagi dan memanfaatkan kemampuan yang telah Allah berikan.

1.4.Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan.
     Mengandung teori nilai, moral, dan sikap karena sikap diri yang baik telah menghargai kemampuan dan kerja seseorang.

1.5.Menganalisis hubungan antara gaya, massa, dan gerakan benda pada gerak lurus.
C4 : Karena kemampuan yang dimiliki anak untuk berfikir lebih mendalam dengan cara menganalisa suatu masalah, sehingga kemampuan penalaran dan pemecahan masalah harus dikembangkan dalam diri anak secara mandiri sesuai kaidah keilmuannya.

Indikator:

·        Menganalisis berbagai jenis gaya pada dinamika partikel dalam penyelesaian masalah.
C4 : Karena kemampuan yang dimiliki anak untuk berfikir lebih mendalam dengan cara menganalisa suatu masalah, sehingga kemampuan penalaran, menganalisa dan pemecahan masalah harus dikembangkan dalam diri anak secara mandiri sesuai kaidah keilmuannya.
·        Mempraktekkan berbagai jenis gaya pada dinamika partikel.
P3 :Karena  Perkembangan anak terus tumbuh, menyesuaikan diri, dan menjadi dewasa. Sehingga setiap anak memiliki skill pada dirinya yang dapat dikembangkan menjadi lebih baik lagi dalam pembelajaran.

·        Menunjukkan berbagai jenis gaya pada dinamika partikel.
A3 : Karena Afektif mencakup emosi atau perasaan yang dimiliki oleh setiap anak, sehingga anak bisa menggunakan perasaaannya dalam menunjukkan berbagai jenis gaya pada dinamika partikel.

1.6. Merencanakan dan melaksanakan percobaan untuk menyelidiki hubungan gaya, massa, dan percepatan  dalam gerak lurus.
C4 : karena dapat melatih siswa dalam daya berfikirnya sehingga dapat mengetahui kemapuan yang dimiliki anak dalam menghubungkan materi yang ada sehingga menjadi materi yang sesuai dengan teori yang ada dibuku.

Indikator:

·        Menyaji dan mengolah data pengukuran.
C3 : Karena dapat melatih kemampuan siswa dalam berfikir secara kreatif.


C.   TUJUAN PEMBELAJARAN
     Setelah proses mencari informasi, menanya, dan berdiskusi siswa dapat:
·        Menganalisis  berbagai jenis gaya pada dinamika partikel dalam penyelesaian masalah.
C4 : Karena kemampuan yang dimiliki anak untuk berfikir dengan cara menganalisa suatu masalah, harus dikembangkan dalam diri anak secara mandiri sesuai kaidah keilmuannya. Sehingga anak terbiasa dalam menganalisa suatu masalah.

·        Mempraktekkan berbagai jenis gaya pada dinamika partikel.
P3 : Karena Perkembangan anak terus tumbuh, menyesuaikan diri, dan menjadi dewasa. Sehingga setiap anak memiliki skill pada dirinya yang dapat dikembangkan menjadi lebih baik lagi dalam pembelajaran.

·        Menunjukkan berbagai jenis gaya pada dinamika partikel.
A3 : Karena Afektif mencakup emosi atau perasaan yang dimiliki oleh setiap anak, sehingga anak bisa menggunakan perasaaannya dalam menunjukkan berbagai jenis gaya pada dinamika partikel.

Serta melalui proses mencoba, mengasosiasi dan mengomunikasikannya dalam presentasi dan laporan hasil diskusi peserta didik mampu membangun sikap ilmiah dan keterampilan prosedural dalam hal:
C4 : karena dapat mengetahui kemapuan yang dimiliki anak dalam menghubungkan materi yang ada sehingga menjadi materi yang sesuai dengan teori yang ada dibuku.

D.   MATERI PEMBELAJARAN



Gaya Berat (w)

Berat merupakan gaya yang bekerja pada benda akibat benda tersebut berada dalam pengaruh medan/percepatan gravitasi. Arah gaya berat sama dengan arah percepatan gravitasi, yaitu selalu tegak lurus ke bawah. Jika gaya berat w, massa m, dan percepatan gravitasi g, maka persamaan secara matematis:

    



 



Gaya Normal (N)

      Gaya normal merupakan gaya yang dikerjakan oleh bidang pada benda apabila benda tersebut menekan bidang. Arah gaya normal selalu tegak lurus permukaan bidang. Besar gaya normal ditentukan oleh: berat benda, kemiringan benda, dan gaya luar yang dikerjakan pada benda.




Gaya Tegangan Tali (T)

Gaya tegangan tali merupakan gaya yang dikerjakan oleh tali terhadap sebuah benda yang diikat oleh tali tersebut. Tegangan tali merupakan gaya yang menarik benda (bukan gaya dorong), sehingga arah tegangan tali selalu sesuai dengan arah tarikan yang dirasakan benda. 
    
Gaya Gesekan (fg)

Gaya gesek adalah gaya yang bekerja antara dua permukaan benda yang bersentuhan dan bersifat melawan arah gerak benda. Gaya gesekan berbeda saat benda diam dan bergerak. Benda diam memiliki gaya gesekan lebih besar dibandingkan benda yang bergerak. Besarnya gaya gesekan dipengaruhi oleh tingkat kekasaran permukaan benda yang bergesekan. Koefisien yang menyatakan tingkat kekasaran benda disebut koefisien gesekan. Ada dua macam keofisien gesekan yaitu koefisien gesekan statis dan koefisien gesekan kinetis.


untuk benda diam

untuk benda bergerak

E.   METODE PEMBELAJARAN

·        Pendekatan Pembelajaran   : Pendekatan Saintifik
Alasannya : proses pembelajarannya dengan cara mengamati, menanya, membuktikan, merumuskan, mencoba, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, menunjukkan, dan mencipta karena ini mengandung ranah kognitif, afektif dan psikomotorik.

·        Model Pembelajaran : Problem Based Learning atau Pembelajaran Berbasis Masalah.
Alasan : C4 karena model pembelajaran yang melibatkan siswa untuk memecahkan suatu masalah melalui tahapan-tahapan metode ilmiah sehingga siswa dapat mempelajari pengetahuan yang berhuhubungan dengan masalah tersebut dan sekaligus memiliki keterampilan dalam menyelesaikan masalah tersebut.

·        Metode Pembelajaran         : Eksperimen, Diskusi kelompok, Tanya jawab
Alasannya : P4 karena Sesuai dengan konsep teori konstruktivisme, mengembangkan pembelajaran secara diskusi kelompok. Sehingga anak dapat berpikir kreatif, berani mengambil keputusan, dapat memecahkan masalah, kolaborasi dan pengelolaan diri.


F.    MEDIA, ALAT DAN SUMBER BELAJAR

·   Media                : cetak dan elektronik
·        Alat                  : buku cetak, meja, tali, penghapus papan tulis
·   Sumber Belajar : buku pegangan Fisika jilid 1, Buku Fisika Penunjang Aktivitas Peserta didik, internet

G.  LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Rincian Kegiatan
Waktu
Pendahuluan
·      Merefleksi hasil postest pertemuan sebelumnya.
Alasannya : karena dengan cara seperti ini dapat mengatasi lupa dalam pembelajaran.
·      Menyampaikan tujuan pembelajaran

15 menit
Kegiatan Inti
Menganalisa
·        Salah seorang peserta didik diminta untuk melakukan demonstrasi memutar penghapus yang diikat dengan tali untuk memperlihatkan gaya sentripetal, peserta didik lain menyimak.
·        Peserta didik mengamati peragaan buku yang diletakan di atas meja untuk memperlihatkan gaya berat dan gaya normal
·        Peserta didik menyimak dan mengamati penjelasan dan tayangan yang disampaikan oleh guru tentang gaya tegangan tali.
Perkembangan kognitif C4.
Alasan : karena siswa dilatih kemampuannya dalam proses belajar secara aktif dalam melakukan kegiatan, aktif berfikir, menyusun konsep dan memberi makna tentang hal-hal yang sedang dipelajari.

Menanya
·        Guru meminta siswa merumuskan masalah secara individu dan mengajukan pertanyaan tentang hal-hal yang belum dipahami terkait masalah yang disajikan.
Perkembangan Afektif A4
Alasan : karena siswa dilatih emosionalnya dalam perumusan masalah yang dihadapinya sehingga siswa mampu mengetahui masalah yang seharusnya dipecahkan.

·        Jika ada siswa yang mengalami masalah guru mempersilahkan siswa lain untuk memberikan tanggapan dalam menganalisa suatu masalah, bila diperlukan guru memberikan bantuan secara klasikal melalui penguatan materi.
Perkembangan kognitif A4
Alasan : siswa dilatih kemampuannya dalam proses belajar secara aktif dalam berfikir sehingga siswa mampu memecahkan masalah yang ada.


Mencoba
·      Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil, masing-masing terdiri atas 4 orang
·        Setiap kelompok mendapatkan Lembar Diskusi Kelompok yang berisi masalah – masalah yang harus diselesaikan melalui diskusi kelompok
·      Peserta didik dalam kelompok diminta untuk menemukan penyelesaian dari setiap permasalahan yang disajikan pada Lembar Diskusi Kelompok
·        Guru berkeliling mencermati siswa bekerja, mencermati jika siswa menemukan berbagai kesulitan, serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya hal-hal yang belum dipahami.
·        Guru memberi bantuan (scaffolding) berkaitan kesulitan yang dialami siswa secara individu, kelompok, atau klasikal.
·        Meminta siswa untuk menghimpun berbagai konsep dan pengetahuan yang sudah dipelajari serta memikirkan strategi pemecahan yang berguna untuk pemecahan masalah.
·        Mendorong siswa agar bekerja sama dalam kelompok.
Guru menilai sikap peserta didik dalam kerja kelompok dan membimbing/menilai keaktifan siswa saat berdiskusi, memecahkan masalah dan mengolah data, serta menilai kemampuan peserta didik menerapkan konsep dan prinsip dalam pemecahan masalah
Perkembangan psikomotorik P3
Alsannya : karena siswa dilatih dalam kemampuannya atau skillnya dalam menyelesaikan suatu masalah yang ada sehingga siswa teriasa dalam memecahkan masalah yang ada.

Mengasosiasi
·        Meminta siswa melihat hubungan-hubungan berdasarkan informasi/data terkait untuk memperkuat pemahaman konsep yang sudah dimiliki
·        Mendorong siswa untuk saling bertukar informasi/data dan menanggapinya
·        Peserta didik mendiskusikan tentang berbagai jenis gaya yang berkaitan dengan dinamika partikel
·        Bekerja sama menyelesaikan permasalahan yang diberikan oleh guru tentang berbagai jenis gaya yang berkaitan dengan dinamika partikel
Guru membimbing /menilai kemampuan peserta didik mengolah data dan merumuskan kesimpulan


Mengomunikasikan
·      Perwakilan dari dua kelompok menyampaikan hasil hitungan dan kesimpulan diskusi
·      Kelompok mendiskusikan pemecahan masalah
Guru menilai kemampuan peserta didik berkomunikasi lisan

90menit
Penutup
·        Bersama peserta didik menyimpulkan tentang berbagai jenis gaya dalam dinamika partikel
·        Memberikan tugas baca tentang penerapan hukum Newton dan mengingatkan peserta didik untuk mempelajari lembar kerja praktik untuk pertemuan yang akan datang
·        Melakukan evaluasi (postest) tentang materi yang baru saja dipelajari
30menit

H.  PENILAIAN

1.     Mekanisme dan prosedur
Penilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi kerja kelompok, kinerja presentasi, dan laporan hasil diskusi. Sedangkan penilaian hasil dilakukan melalui tes tertulis.
2.     Aspek dan Instrumen penilaian
Instrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas dalam kelompok, tanggungjawab, dan kerjasama.
Instrumen kinerja presentasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas peran serta, kualitas visual presentasi, dan isi presentasi
Instrumen tes menggunakan tes tertulis uraian dan/atau pilihan ganda
3.     Contoh Instrumen (Terlampir).

I.      MOTIVASI

1. Guru memberikan gambaran manfaat dalam mempelajari berbagai jenis gerak yang secara tidak langsung gaya tersebut terdapat dalam kehidupan sehari-hari.
2. Guru memberitahukan manfaat dalam mempelajari berbagai jenis gerak yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
3. Guru member waktu untuk shering dalam hal pembelajaran.
4. guru memberikan pola piker kepada siswa manfaat yang didapat dalam belajar untuk masa depannya.
J.     CARA MENGATASI LUPA DAN JENUH DALAM BELAJAR

1.     Merefleksi hasil postest pada pertemuan sebelumnya.
2.     Mengulas kembali konsep-konsep teori pada pertemuan sebelumnya.
3.     Mengulas kembali kesimpulan teori pada pertemuan sebelumnya.
4.     Saat pembelajaran berlangsung siswa boleh memakan permen biasa tetapi tidak boleh permen lollipop.
5.     Saat pembelajaran berlangsung siswa boleh mengadakan ice breaking.
6.     Saat pembelajaran berlangsung siswa boleh mengadakan senam perenggangan otot.


Mengetahui,                                                JAKARTA, Juli 2014
Kepala MAN 11JAKARTA                        Guru Mata Pelajaran




Drs. Agus Hendrawan, M.Pd                     Nurhayati, S.TP
NIP: 196506151991111001                       NIP:

K.  INSTRUMEN PENILAIAN

1.     Sebuah benda memiliki berat 50 N dipermukaan bumi. Jika percepatan gravitasi Bumi 10 m/s2, di Yupiter 26 m/s2, dan di Mars 3,6 m/s2.
a. berapakah massa benda di Bumi; di yupiter; dan di mars
b. berapa berat benda di Yupiter dan di Mars
2.      Hitunglah gaya normal yang timbul pada sistem di bawah ini!
 F’ = 6 N

3.     Sebuah kotak bermassa 4 kg di atas lantai mendatar, koefisien gesek statis dan kinetis antara kotak dengan lantai masing-masing 0,4 dan 0,2 (g = 10 m/s2). Tentukan besar gaya gesek yang terjadi pada kotak jika kotak ditarik dengan gaya:
a. 12 N;                                   b. 16 N;                                   c. 18 N!

Pedoman penilaian :
Skor maksimum : 60
Nomor 1 skor maksimum = 20
Nomor 2 skor maksimum = 20
Nomor 3 skor maksimum = 20

Nilai kognitif =Jumlah sekor diperoleh/nilai maksimum x 100%

Nilai kognitif  > 73 dinyatakan tuntas.

LEMBAR DISKUSI SISWA


Nama Anggota Kelompok:
                   1. ________________________
                   2. ________________________
                   3. ________________________
                   4. ________________________

Kompetensi Dasar        :
3.4      Menganalisis hubungan antara gaya, massa, dan gerakan benda pada gerak lurus
4.4      Merencanakan dan melaksanakan percobaan untuk menyelidiki hubungan gaya, massa, dan percepatan  dalam gerak lurus
Tujuan :     menjelaskan pengertian empat gaya yang umum bekerja pada suatu benda: gaya berat, gaya normal, gaya gesekan, dan gaya tegangan tali serta menjelaskan konsep gaya sentripetal pada gerak melingkar.
Petunjuk :
·        Cermati dan pahami materi dan juga soal-soal latihan tentang materi berbagai jenis gaya yang terdapat pada buku paket FISIKA halaman 167 – 174.

Diskusikanlah permasalahan-permasalahan di bawah ini dengan kelompokmu!
No
Permasalahan
Penyelesaian
1.
Apakah besarnya gaya gravitasi pada semua tempat di Bumi adalah sama? Mengapa ? Jelaskan pendapat Anda!


2.
Seorang astronout membawa contoh batuan dari bulan. Ketika ditimbang di bulan, berat batuan tersebut 1,7 N. Tentukan berat batuan tersebut di bumi jika percepatan gravitasi di bulan seperenam dari percepatan gravitasi bumi!


3.
Jika Anda sedang mengendarai motor pada saat hujan dan ingin menghentikannya dalam jarak yang sependek-pendeknya untuk menghindari tabrakan, diantara tindakan-tindakan berikut, manakah tindakan yang paling tepat Anda lakukan?
a.                Menekan rem sekuat-kuatnya
b.               Menekan rem secukupnya menjaga agar motor tidak selip
c.                Menekan dan melepas rem terus menerus hingga motor berhenti
Berikan penjelasan Anda berdasarkan konsep gaya gesek, dan diskusikanlah bersama kelompok Anda!


4.
Benda bermassa 10 kg diikat dengan tali dan dibentuk sistem seperti pada gambar di bawah ini. Jika sistem itu dian dan percepatan gravitasi g = 10 m/s2 maka tentukan tegangan tali T1 dan T2!














5.
Tikungan jalan bebas hambatan memiliki jari-jari 50 m. Jika g = 10 m/s2, tentukan:
a.                laju maksimum yang diperkenankan saat menikung jika kemiringan jalan 30º (dengan asumsi tidak ada gesekan);
b.               laju maksimum yang diperkenankan saat menikung jika koefisien gesek statik antara ban mobil dengan permukaan jalan 0,64 (asumsi jalan tidak miring)!



LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP

Mata Pelajaran               : FISIKA
Kelas/Semester              : X/1
Tahun Pelajaran             : 2013/2014
Waktu Pengamatan        : Saat Pembelajaran

Indikator sikap aktif dalam melaksanakan Praktikum hukum Newton
1.     Kurang baik (KB)  jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran
2.     Baik  (B) jika menunjukkan sudah ada  usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten
3.     Sangat baik (SB)  jika menunjukkan sudah ambil bagian  dalam menyelesaikan tugas kelompok  secara terus menerus dan ajeg/konsisten

Indikator sikap bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
1.     Kurang baik (KB)  jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
2.     Baik (B)  jika menunjukkan sudah ada  usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok tetapi masih belum ajeg/konsisten.
3.     Sangat Baik (SB)  jika menunjukkan adanya  usaha bekerjasama dalam kegiatan kelompok secara terus menerus dan ajeg/konsisten.

Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
1.     Kurang baik (KB) jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
2.     Baik  (B) jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masuih belum ajeg/konsisten.
3.     Sangat Baik (SB)  jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan ajeg/konsisten.

Bubuhkan tanda (√) pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.
KELAS       : X IPA 2
NO
NAMA SISWA
SIKAP
AKTIF
KERJASAMA
TOLERAN
KB
B
SB
KB
B
SB
KB
B
SB
1
AKMAL TANJUNG

2
ALIFIA RYANTI

3
ANASTASIA DEWI

4
Dan lain-lain

Keterangan:
KB    : Kurang baik
B : Baik
SB     : Sangat baik

LEMBAR KERJA SISWA

A. Tujuan
     Menyelidiki hubungan antara gaya, massa, dan percepatan pada gerak lurus.

B. Alat dan Bahan
1.   dinamika/troli 1 buah        5. Papan luncur/meja
1.     Pencatat waktu                   6. Catu daya/sumber tegangan
2.     Pita kertas                 7. Benang
3.     Katrol pada penjepit 8. Beban gantung 50 gram dan 100 gram (2 buah)

C. Langkah Kerja
1.     Susunlah alat-alat seperti gambar di bawah ini!
Ketika kereta dinamika bergerak karena pengaruh gaya berat beban 50 gram, gerakan tersebut akan terekam pada pita kertas. Potonglah pita tersebut setiap 10 ketikan. Kemudian tempelkan pada kertas milimeter secara berurutan mulai dari potongan paling pendek (awal) sampai potongan paling panjang. Lukislah grafiknya dengan cara menghubungkan titik-titik teratas apada tiap potongan pita.
2.     Cara menentukan percepatan dari potongan pita
Tiap potongan menunjukkan kecepatan. Misalnya kamu menggunakan tegangan listrik PLN dengan frekwensi 50 Hz, artinya terdapat 50 ketukkan dalam waktu satu sekon. Hal itu juga berarti bahwa selang waktu antara dua ketikan secara berurutan adalah 1/50 sekon. Jadi, kalau kamu potong tiap 10 ketikan, maka selang waktu untuk tiap potongan adalah 10 x 1/50 = 1/5 sekon. Kecepatan tiap potongan = panjang pita dalam satu potongan/ selang waktu.
3.     Ulangi percobaan di atas dengan beban gantung 100 gram

D. Bahan Diskusi
Setelah melakukan percobaan dan menganalisis data di atas, jawablah pertanyaan berikut!
1.     Berupa apakah garis hubung titik-titik ujung potongan pita?
2.     Dari percobaan 1 dan 2 manakah yang sudut kemiringannya lebih besar?
3.     Berdasarkan jawaban pada nomer 2, bagaimanakah percepatan kereta jika gaya tarik semakin diperbesar?
4.     Tuliskan bunyi hukum Newton 2 dan hukum Newton 3!


DAFTAR PUSTAKA

Budiningsih, A.C. 2005. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Corey, Gerald. 2009. Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi. Bandung :PT. Refika Aditama.
Desmita. 2010. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung :PT. Remaja Karya.
Suparno, P.1997. Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan.Yogyakarta : Kanisius.
Syaiful Bahri Djamarah. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Trianto. 2010. Model Pembelajaran Terpadu. Surabaya : Bumi Aksara.
Tatang Suratno
http://file.upi.edu/Direktori/JURNAL/PENDIDIKAN_DASAR/Nomor_10-Oktober_2008/Konstruktivisme,_Konsepsi_Alternatif_dan_Perubahan_Konseptual_dalam_Pendidikan_IPA.PDF